|
HTBC, HTCL, BHTC, BATARA
Jum’at (24/3) dini hari pelabuhan Merak dibanjiri puluhan sepeda motor tiger2000, usut punya usut ternyata pagi itu pelabuhan Merak adalah meeting point para pembesut tiger2000 dalam rangka brotherhood touring 2005. Ya, Honda Tiger Bikers Club atau pendeknya HTBC menggagas touring bersama ke Danau Ranau, Liwa, Lampung. Semula touring digagas dalam rangka kunjungan HTBC kemarkas gerombolan tiger lampung, HTCL, namun brotherhood menggelembung, gayung bersambut, bikers biang touring dari BATARA mengamini untuk mengirimkan pembesutnya, juga bikers dari negeri Bogor, BTC yang kemudian harus undur diri karena hal lain yang harus juga dijalankan. Lebih seru lagi, BHTC yang memang sejak semula jadi target sowan malah punya jadwal touring ke Lampung. Wah klop deh, dan HTCL kebagian repot menjamu 3 club. Digeladak ferry menuju Bakauheni, sambil menunggu jokinya yang bertebaran bebas, lima puluhan tiger seakan beristirahat mempersiapkan diri menjelajahi jalur Sumatera yang terkenal bertantangan tinggi.
Bakauheni – Bandar Lampung,
Mempertimbangkan kosongnya jalan, petugas gabungan mengisyaratkan pasang formasi single line saja dan dipertahankan sampai bertemu rekan-rekan HTCL yang sudah menunggu diBandar Lampung, Isi tanki, Isi perut dan sedikit briefing untuk etape selanjutnya, dimulailah perjalanan bersama.
Lampung selatan – Lampung tengah – Lampung barat
Perhentian sholat Jum’at menjadi ajang istirahat dan bercengkrama antar bikers. Kemudian perjalanan dengan beberapa perhentian kami lanjutkan tanpa ada rintangan berarti, sesekali berhenti ngopi dan isi perut, sesekali kena hujan diantara pegunungan kota bumi dan bukit kemuning, memasuki Lampung barat dikota Liwa. Rumah-rumah khas dan masyarakat Sumatera menyambut kami dengan meriah bercampur sedikit ketakjuban atas panjangnya iring-iringan konvoi kami. Tangan berlambai, senyum tertuai, serta sesekali pandangan ini menembus kerumunan masyarakat untuk sekedar memanjakan mata dengan perempuan-perempuan sumatera yang elok.
Danau Ranau, the brotherhood lake,
Buseet, danau yang luasnya seperti lautan ini memang sangat eksotik, lagi-lagi gue teringat salah satu kutipannya kang JJ Polnadja, “Tuhan sedang tersenyum waktu menciptakan Indonesia”.
Pemandangan danau luas yang dihimpit bukit dan gunung adalah sebuah karya Tuhan yang bener-bener memberikan relaksasi. Wisma pusri sendiri, tempat dimana kami menginap, memanjakan tamunya dengan rumah-rumah panggung yang nyaman dan natural. Perahu-perahu disediakan, baik perahu tenaga dayung maupun perahu motor untuk menambah keceriaan kami. Makan pagi kali ini pun terasa sangat istimewa, santapan lontong sayur lokal ala Palembang disediakan biasa saja bersama teh dan kopi panas menghangatkan dingin pagi. Apalagi, canda dan keceriaan dari gerombolan ini semakin mengembang dimana kami sibuk terbahak-bahak karena salah satu perahu dayung yang ditumpangi dua bikers HTBC tidak dapat kembali kepinggir. Hebat ya, mampu menghabiskan 400km dengan tiger tapi tidak dapat mendayung untuk sejauh 50 meter. Belum lagi kolam air panas alami pegunungan yang menyatu kedanau telah menghadirkan kekompakan dalam kebahagiaan, dimana dengan terbahak-bahak kami berendam dan lomba renang mengayuh ban, dasar bikers…
 
Perjalanan pulang juga menjadi ajang berkendaraan paling bergengsi saat itu, sehingga akhirnya kami baru tersdar kalau kami harus berpisah… Terimakasih rekan-rekan, terutama sahabat-sahabat seperjalanan BATARA, BHTC, dan sang tuan tanah yang telah memuaskan kami HTCL. Kalo boleh mengutip syair salah satu lagu Slank, terimakasih Tuhan untuk budaya dan alam Mu. Terimakasih atas kebersamaan dan persaudaraan yang semakin Kau kuatkan. Terimakasih Danau Ranau….
“Pin dan atribut bahkan pertukaran Cenderamata tidak lagi jadi seksi disana, karena kami dah dapatkan souvenir yang sangat berharga, yaitu Brotherhood spirit, ya gak Bro..”….
Div.Litbang/HTBC-033/IV/2005/doc.
HTBC Member Touring Danau Ranau :
Foto dari kiri ke kanan berdiri => Herman, Ade Y, Cherly, Mas Nur, Faisal, Juix, Ryan, Vincent, Robert, Jufri, Yerry, Ade Cahyadi.
Foto dari kiri ke kanan jongkok + tiduran => Aryo, Utis, Asta, Jack, Dona, Pedro.
|